Kemenag Tegaskan Seluruh Petugas Haji Layani Jemaah Lansia

Jakarta (PHU)—Kementerian Agama menegaskan seluruh Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 1444H/2023M wajib melayani jemaah haji tidak terkecuali jemaah lanjut usia (lansia).

Demikian ditegaskan Fasilitator Jemaah Lansia Slamet saat memberikan paparannya dihadapan peserta Bimbingan Teknis Tugas dan Fungsi PPIH Arab Saudi tahun 1444H/2023M di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Senin (10/4/2023).

Slamet menuturkan, pengangkatan tema Haji Ramah Lansia ini didasari karena pada musin penyelenggaraan haji pada tahun 2022 lalu ada pembatasan usia jemaah haji oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Kenapa harus ada tagline atau apapun namanya lansia? Karena Kita tahu, tahun ini adalah tahun di mana akumulasi lansia meningkat cukup tajam dampak pembatasan usia jemaah haji tahun 2022 lalu,” terangnya.

Berdasarkan definisi dari World Health Organization (WHO) serta Perpres No. 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan. Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun keatas.

Namun, kata dia dalam penyelenggaran haji tahun ini ada skala prioritas untuk jemaah dengan usia 65 tahun ke atas yang mencapai 66.943 orang, Kalau digabung dengan mereka yang berusia 60 tahun ke atas, maka jumlahnya meningkat hingga mencapai 93.000 jemaah lansia.

“Karena angkanya yang cukup besar, sehingga kita harus menegaskan bahwa seluruh petugas, seluruh komponen, baik jamaah maupun petugas harus betul-betul peduli kepada lansia,” ujar Slamet.

Kementerian Agama, ujar Slamet, telah membuat langkah stategis agar pelayanan dapat dimaksimalkan bagi semua jemaah. “Tentu kita menyiapkan secara internal dulu, petugasnya kita siapkan mulai dari petugas di kloter, petugas di embarkasi, petugas PPIH nya, semua dilakukan bimbingan teknis dengan muatan-muatan lansia,” terang Slamet.

Slamet juga mengatakan bahwa Kementerian Agama melakukan edukasi kepada para lansia dengan manasik-manasik yang mengedepankan kemudahan, keringanan, atau ruhshah agar jemaah lansia tidak memaksakan diri, dan memberikan alternatif-alternatif ibadah haji yang penuh dengan kemudahan.

“Kita juga menjalin komunikasi dengan sesama warga dan pemilik kepentingan haji ini untuk membangun kepedulian, termasuk dengan media. Kita buatkan beberapa infografis untuk mendukungnya,” urainya.

“Di setiap embarkasi juga nanti diberikan simbol-simbol, petunjuk-petunjuk, ajakan-ajakan yang mengarah kepada peduli lansia. Kita juga menyiapkan buku panduan untuk petugas, menyiapkan panduan untuk lansia bagaimana mereka menjaga kesehatannya,” pungkas Slamet.

Sumber : http://haji.kemenag.go.id/v4/index.php/kemenag-tegaskan-seluruh-petugas-haji-layani-jemaah-lansia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*